2020-10-08

Pentingnya Mineral untuk Ternak Ruminansia

BPTP BANTEN
...

Mineral dibutuhkan oleh ternak dalam jumlah sedikit, namun sangat penting dalam proses fisiologis dan pertumbuhan ternak" ungkap Maureen CH, SPt, M.Sc (Peneliti BPTP Banten) dalam paparannya pada Bimtek
Pengembangan Teknologi Pakan, Selasa, 6 Oktober 2020 yang diselenggarakan secara virtual oleh UPTD Pengujian Pakan dan Pembibitan Ternak, Dinas Pertanian Provinsi Banten.

Materi yang disampaikan Maureen berjudul "Teknologi Pakan Mendukung Pengembangan Ternak Ruminansia di Provinsi Banten" dengan secara khusus menyoroti tentang "Kebutuhan Mineral untuk Ternak Ruminansia dan Pembuatan Urea Molasses Block (UMB)"

Maureen menjelaskan bahwa mineral berperan penting dalam kehidupan ternak. Fungsinya berkaitan dengan pertumbuhan, produksi, reproduksi, kesehatan dan daya tahan tubuh (imunitas) ternak.

Secara umum, mineral berfungsi sebagai pembentuk kerangka tubuh, komponen senyawa organik (protein dan lipid) dalam jaringan lunak, misalnya otot dan pembuluh darah, mengontrol tekanan osmotik dalam cairan tubuh, mengatur kesimbangan asam basa, berperan sebagai katalis (co-factor) dalam sistem enzim dan hormon.

Lebih lanjut Maureen menyampaikan bahwa mineral dibutuhkan dalam jumlah kecil, kekurangan mineral dapat menyebabkan gangguan pada proses metabolisme (mis. laju pertumbuhan berkurang, produksi susu berkurang, daya reproduksi di bawah tingkat optimum, daya tahan terhadap penyakit menurun) dan juga dapat menimbulkan penyakit defisiensi mineral (mis. Grass tetany, Rachitis, Osteoporosis dll).

Bila ternak kekurangan mineral, gejala yang dapat terlihat antara lain: 1) adanya Pica atau kelainan atau gangguan makan (abnormal appetite) pada ternak, misalnya sapi yang memakan tulang, tanah, kain dll; 2) lemah, kurus, hilang nafsu makan, menurunkan konsumsi pakan; 3) keguguran dan kesulitan beranak.

Maureen menunjukkan bahwa salah satu cara untuk pemenuhan kebutuhan mineral dan protein bagi ternak ruminansia adalah melalui pemberian Urea Molases Block (UMB) ataupun dengan pemberian mineral block (Comin Block).

Selanjutnya dilakukan praktek pembuatan UMB dan Comin Block yang dijelaskan oleh Ahmad Muhtami, S, PKP (Penyuluh BPTP Banten).

Muhtami menjelaskan bahwa bahan utama pembuatan UMB dan Comin Block adalah molases. Bahan lainnya berupa dedak, garam dan semen putih.

Dalam pembuatan UMB, ditambahkan urea untuk mensuplai NPN bagi mikroba rumen ternak. Sedangkan, Comin Block lebih ditujukan untuk mensuplai kebutuhan mineral bagi ternak.

Secara rinci, Muhtami melakukan praktek pembuatan keduanya, yaitu dengan mencampur bahan-bahan yang digunakan dan dilanjutkan dengan pencetakan dan pengeringan.

UMB dapat diberikan pada sapi/kerbau berumur diatas 1 tahun dan kambing/domba berumur lebih dari 6 bulan.

Untuk ternak sapi/kerbau, pemberian UMB dibatasi tidak lebih dari 500 gram/ hari. Sedangkan untuk ternak kambing/domba, pemberian UMB dibatasi tidak lebih dari 100 gram/hari. Perlu diingat bahwa UMB ataupun Comin Block bukan merupakan pakan utama, melainkan berupa pakan pelengkap.

Pemberian UMB ataupun Comin Block harus dibarengi dengan pemberian pakan dan air minum sesuai dengan kebutuhan ternak. (Mrn)

Sub Sektor : Pakan ternak
Komoditas : Peternakan
Teknologi yang Digunakan : PEMBUATAN UREA MOLASSES BLOCK (UMB)
https://www.facebook.com/499580020231568/posts/1443925465797014/